Menu



http://jejakjco.blogspot.com/p/blog-page.htmlhttp://jejakjco.blogspot.com/


Showing posts with label Interaksi Sosial. Show all posts
Showing posts with label Interaksi Sosial. Show all posts

Sunday, November 20, 2016

Bermain Di Sungai

Hari ini kami bersama teman teman Kerlap berkunjung ke Taman Tabebuya di Jakarta Selatan. Setelah melalui rangkaian kegiatan memberi makan ikan, mengenal nama-nama tanaman di sekitar taman dan membuat perahu kertas anak anak masuk ke sungai.

Hari ini merupakan peristiwa pertama Jco bermain di sungai. Mereka bermain air, melihat kapal-kapal kertas mereka terbawa arus dan kemudian diamankan kembali agar tidak menjadi sampah, dan mereka mencari tutut, sejenis keong yang hidup di sungai.

Pada kegiatan hari ini Jco belajar meluapkan energi tubuhnya yang besar untuk berlarian sepuasnya di taman bersama teman temannya, tolerasi keinginan pada temannya, berani turun ke sungai tanpa jijik, bergandengan dengan teman saat di sungai wujud dari saling menjaga, peduli pada kapal yang hampir hanyut agar tidak terlanjur hanyut dan menjadi sampah debagai wujud peduli lingkungan, dan membantu menjaga adik kecil yang ditinggal sebentar oleh ibunya sebagai wujud budidarma pada siapapun yang membutuhkan bantuan.


Sunday, October 2, 2016

Pamiwahan Putra Oktober 2016

Judul Cerita: Modo Tidak Mau Menari
Jalan cerita: Modo mengatakan pada teman -temannya bahwa ia sedang sakit gigi. Tetapi sesungguhnya ia tidak mau menari karena merasa tidak bisa menari tarian rangkuk alu.
Moral cerita: anak jujur disukai teman

Lagu Pamiwahan Putra yang dinyanyikan:
1. Tuhan yang Mahaagung
2. Tugas Putra dan Putri
3. Keretaku

Keterampilan
1. Membuat gambar bebas bersama-sama di kertas A1.
2. Bernyanyi Indonesia Raya, Dari Sabang sampai Merauke, Garuda Pancasila, Ampar Ampar Pisang, Yamko Rambe Yamko.

Saturday, August 27, 2016

Mengirim Buku Sumbangan Kerlap Ke Buki

Jco dan Atha-Rose mengirimkan 109 buku berkualitas hasil garage sale Kerlap ke Buki (Buku Berkaki) di Museum Kebangkitan Nasional - Senen Jakarta Pusat.
Buku-Buku tersebut akan dibawa keliling oleh Buki kepada anak-anak yang kurang memiliki akses terhadap buku di seluruh Indonesia. Gerakan ini ambil andil mencerdaskan kehidupan bangsa.

Thursday, August 25, 2016

Memperingati Hari Maritim Nasional

Jco bersama teman-teman Kerlap hari ini memperingati hari Maritim Nasional di Perpustakaan Balita di Kompleks Walikota Depok. Anak-anak diajak mengenal laut, menyanyikan lagu Nenek Moyangku Seorang Pelaut, dan membuat kapal dari kertas origami yang diajarkan oleh Bibi Astuti bunda Rosenda. Selain itu anak anak juga membuat topi ala Harry Potter yang diajarkan oleh Bibi Ririn, topi ini untuk memperingati hari ulangtahun Rosenda yang ke-4.

Ketika merasa sudah selesai mengerjakan yang diajarkan oleh bibi bibi tersebut anak anak bermain bebas, ada yang bermain balok balok kayu, ada yang menghias topi Harry Potter, ada yang membaca buku, ada yang bermain di ruang bermain anak, sedangkan Jco dan Ayya bermain lipat dan tempel yang kemudian satu bentuk diimajinasikan oleh Jco sebagai pesawat dan satu lagi sebagai microphone.


Tuesday, August 23, 2016

Bersama mbak Turah

Setelah 3 bulan tak lagi bekerja di rumah kami, karena  membantu teman saya yang membutuhkan, hari ini mbak Turah kami minta datang untuk menjaga Jco beberapa jam karena kami harus mengurus sesuatu yang penting. Jco hari ini tak dapat ikut karena kondisinya masih batuk dan pilek padahal kami harus pergi ke tempat yang banyak orang dan tentu tidak membuatnya nyaman.
Jco senang sekali bertemu mbak Turah setelah 3 bulan tidak sering jumpa lagi. Ia menggambar, memasak telur, bermain dokter-dokteran, bermain sepeda, dan bercanda bersama mbak Turah. Meski hanya 4 jam berjumpa tetapi cukup membuatnya berkata demikian di penghujung hari "Ibu Jco senaaang sekali hari ini". Rupanya kangennya terobati.

Friday, August 19, 2016

Mengirim Pizza ke Rumah Teman

Pagi ini Jco membuat Pizza bersama kakek. Selain membuat Pizza untuk kakek, Jco juga membuat Pizza untuk Zaky, temannya. Tak hanya membuatkan pizza Jco juga mengantarkan pizza tersebut. Sebagai delivery boy, Jco naik sepeda ditemani oleh eyang dan ibu.
Melalui kegiatan ini selain Jco semakin tekun menyelesaikan pizza nya, ia juga sabar mau mengayuh sepeda menuju rumah temannya yang berjarak kurang lebih 600meter, selain itu ia juga berani menyerahkan pizza buatannya pada penjaga rumah Zaky tanpa malu-malu.
Semangat belajar dan berbuat baik ya Jco ;)

Wednesday, August 17, 2016

Membuat Pizza bersama mbak Dea

Hari ini Indonesia memperingati hari Kemerdekaannya yang ke 71. Setelah Jco dan mbak Dea menonton TV acara peringatan detik detik Proklamasi Kemerdekaan dan Pengibaran Bendara Sang Saka Merah Putih di rumah masing-masing, mereka berdua bertemu dan membuat Pizza pan teflon bersama.
Bahan
120gr tepung protein tinggi
1/4 sdt garam
1/4 sdt baking powder
1sdt ragi instan
1sdm susu bubuk
1sdt minyak sayur
80ml air hangat
Cara:
Aduk seluruh bahan hingga kalis. Lalu tempatkan di pan teflon ukuran kurang lebih 20-25cm. Tambahkan topping sesuai selera.
Jco dan mbak Dea menggunakan keju dan sosis sebagai topping nya.
Menurut mereka berdua, pizza ini lebih enak daripada pizza yang pernah dibeli. Mungkin karena jerih payah sendiri ya, jadi rasanya nikmat sekali.

Saturday, August 13, 2016

Berkunjung ke Dominos Pizza di Depok

Jco berkunjung ke dapur Dominos Pizza di D Mall Depok bersama 59 teman teman kerlap yang lainnya. Acara dimulai pukul 08.30-10.30. Untuk 60 anak kelas tur dan masak dibagi menjadi 3 sesi. Setiap sesi 20 anak selam kurang lebih 30 menit.
Kegiatan di dalam Dominos antara lain melihat adonan pizza di dalam chiller, melihat adonan diratakan lalu diberi tepung roti, melihat adonan diberi saus pizza, melihat mesin pemanggang pizza yang besar, setiap anak diberi kesempatan meletakkan topping dia atas adonan pizza masing-masing (keju mozarella, daging pepperoni dan sosis). Setelah itu loyang pizza diberikan pada kakak Dominos untuk dimasukkan ke mesin pemanggang pizza.
Pizza dibagikan setelah seluruh sesi selesai masak. Banyak anak yang sudah tak sabar ingin melihat hasil karyanya dan ingin memakannya tentu saja.. sayangnya ternyata kakak dominos tidak memberi nama pizza per setiap anak, sehingga anak anak saling bertukar pizza.
Hari itu anak anak  dan orangtua belajar jujur, antri, sabar, dan menghormati orang lain.. Pembelajaran luar biasa bagi kami sekeluarga dan keluarga Kerlap tentunya.

Saturday, July 30, 2016

Sekolah Pemadam Kebakaran

Kidzania

Jco belajar menjadi pemadam kebakaran di Kidzania saat Kunjungan Kerlap ke Kidzania Kamis, 28 Juli 2016.

Sunday, July 24, 2016

Bermain Bersama Sepupu

Hari ini Jco menemani Bapak dan Ibu olahrasa, demikian juga dengan mbak Teuli dan mas Rahsa. Setelah olahrasa, mbak Truli dan mas Rahsa main ke rumah Jco. Bertiga bermain bersama, mulai dari main sepeda, lego, kejar kejaran, itik itikan dan main di halaman rumah. Meski sempat beberapa kali terjadi perselisihan, tetapi sesaat sebelum pulang justru mereka akraaab sekali. Semoga kalian rukun terus sampai tua nanti ya nak.

Saturday, July 23, 2016

Meladeni Mbah Buyut

Sudah 14 hari mbah buyut putri dari Magelang, yang saat ini berusia 91 tahun 10 bulan, menginap di rumah Jco. Selama 14 hari Jco mempunyai aktivitas baru yaitu meladeni kebutuhan mbah buyut, semampu Jco. Misalnya setiap pagi saat mbah buyut mau membaca koran di teras sambil berjemur, Jco yang bertugas membawakan beliau koran dan kursi rotan untuk mengganjal kaki. Selain itu Jco juga bertugas membawakan bonus untuk mbah setelah selesai minum obat. Bonus itu bisa berupa permen coklat atau ice cream.

Hari ini mbah buyut dijemput eyang Ongky untuk pergi menginap di rumahnya. Meski Jco sangat sedih tetapi akhirnya setelah diskusi panjang ia bisa merelakan mbah buyut kesayangannya. Sejak pagi tanpa diminta ia sudah membantu mbah buyut misalnya membantu mengeluarkan pasta perekat gigi palsu mbah buyut, membantu memberikan tongkat 4 kaki pada beliau, juga membantu memakaikan sepatu sesaat sebelum pergi. Semua Jco lakukan tanpa diminta oleh siapa pun.

Jco sayang sekali pada mbah buyut, begitu juga mbah buyut, beliau sayang sekali pada Jco.

Thursday, July 21, 2016

Bermain bersama Sepupu di Kampung Halaman Bapak

Rabu 6 Juli 2016

Saudara saudara dari keluarga Bapaknya Jco berkumpul di Kota Surakarta saat hari libur Nasional menyambut Hari Raya Idul Fitri 1437 H. Jco senang bisa bermain bersama kakak-kakak sepupunya.

Wednesday, July 20, 2016

Membuat Roket dan Astronot

Selasa 19 Juli 2016

Hari ini om Kris agak lama di rumah Jco. Setelah makan siang Jco bekerjasama membuat roket dan astronot bersama om Kris.

Rupanya mereka membagi tugas masing masing. Om Kris membuat Roket dan Jco membuat Astronot nya.

Meski hanya menggunakan kertas tulis bergaris garis tapi ruang gerak imajinasinya tak dapat dibendung. Sangat menyenangkan dan penuh energi.

Bermain di Taman

Kamis, 14 Juli 2016

Hari ini pakde Dito, bude Tiyas, mas Jorrel dan mbak Lorrey main ke rumah Jco untuk mengunjungi mbah uti. Jco suka sekali kedatangan sepupu-sepupunya. Setelah makan siang mereka bermain di taman, mencoba satu persatu permainan (ayunan, jungkat-jungkit, bola besi untuk permainan memanjat, putar-putaran) dan bersenang-senang bersama.

Friday, July 8, 2016

Sungkeman a la Jco

Tradisi sungkeman tidak terlalu mendarahdaging di keluarga kami. Hanya bila bersama keluarga besar kami melakukannya. Sehingga saya tidak terlalu ahli melakukan ritual sungkeman ini.

Menurut ibu saya ada posisi kaki, posisi tangan, posisi kepala, posisi hidung tertentu dan ada beberapa tahapan gerakan yang harus dilakukan saat sungkeman. Posisi posisi itu sebenarnya tidak terlalu rumit, hanya saja memang perlu kesabaran luar biasa saat melakukannya karena antrian tidak sedikit, kecuali hanya 2-4 orang yang sungkeman. ;)

Hari ini, di hari lebaran ketiga, kami melakukan tradisi sungkeman di rumah nenek saya, yaitu nenek buyut Jco (mbah uti). Mbah uti duduk di kursi sedangkan anak anak, cucu dan cicit berbaris mengikuti urutan usia, antri sungkeman. Saya dan Jco agak di paling belakang, saat saya sedang sibuk berpikir bagaimana cara sungkeman yang tepat sewaktu sungkem pada anak tertua mbah (pakde saya), Jco sedang sungkem pada mbah uti dengan caranya, yaitu dengan memeluk mbah. Jco terus melakukan itu pada seluruh anggota keluarga dari awal sampai akhir.

Saat itu saya sadar inti sungkeman adalah kasih sayang yang tulus. Kalau ngga bisa sungkeman a la jaman dulu boleh lah sungkeman a la Jco, yang penting tulus ;)

Monday, July 4, 2016

Pamiwahan Putra Juli 2016

Hari ini Jco ikut Pamiwahan Putra di Cabang Jakarta 2 di Gandaria Jakarta Selatan. Pengisi ceritanya adalah mbak Ayu dan pengisi Keterampilannya adalah mbak Lalitya.

Mbak Ayu cerita tentang ulat yang membutuhkan pohon inang untuk hidup, semua pohon menolaknya kecuali pohon bunga matahari. Kemudian mereka bersahabat hingga saat ulat menjadi kepompong tiba keduanya sangat sedih. Namun tak lama kemudian kepompong tersebut bermetamorfosis menjadi kupu kupu yang indah. Mereka pun tetap menjadi sahabat sejati selamanya.

Mbak Lalitya mengajak membuat keteampilan finger puppet. Anak anak diminta memilih akan membuat boneka jari  berbentuk ayam atau singa? Jco memilih membuat singa.

Di Pamiwahan putra Jco bertemu beberapa teman yang sudah saling kenal dan banyak juga yang baru berkenalan. Pengalaman yang menyenangkan bisa Pamiwahan Putra di Cabang lain.

Friday, May 13, 2016

Berkunjung ke kantor Kakek

Siang ini Jco diajak kakek berkunjung ke kantor kakek. Kantor kakek di Lab Mektan lantai 2 Fakultas Teknik Sipil Universitas Indonesia. Di ruangan kakek Jco memperhatikan kakek menata kembali ruangannya bersama pak Agus Tri. Kakek berada di satu ruangan bersama dengan rekannya Dr. Damrizal.
Setelah beberapa saat di kantor kakek, kakek mengajak Jco ke lantai 1 yaitu ruang Lab Beton. Di lab beton, Jco bertemu dengan Ibu Essy dan Ibu Elly. Tak lama Jco sudah tampak akrab dengan ibu Essy, berinisiatif salaman saat bertemu dan ngobrol. Ibu Essy menyuguhi Jco beras merah hitam sangrai, Jco suka sekali. Kemudian Ibu Essy memberikan 4 lembar kertas dan alat tulis pada Jco. Mulailah ia menggambar sambil bercerita. Jco tampak seperti sedang psikotes saat wawancara kerja. Saat waktunya pulang pun, Jco dengan cepat bersalaman kembali dengan ibu Essy dan mengucapkan terima kasih, tak lupa ia membawa serta 4 lembar hasil doodlesnya pulang, katanya untuk ditunjukkan pada bapak.
Jco suka sekali berada di kantor kakek. Ia beranggapan UI adalah sekolahnya karena sering playdate kerlap di UI.

Wednesday, April 20, 2016

Tetap Belajar dalam Kesibukan Keluarga

Kemarin, ibu dan Jco membantu kakek dan eyang pindahan rumah. Dalam kondisi truck dan mobil bergantian datang membawa barang barang, Jco tetap bersama ibu. Jco membantu ibu, memperhatikan orang yang berlalu lalang dan kadang membantu membawa benda benda kecil yang mampu dibawanya. Sambil bernyanyi gembira "budidarmakan, budidarmakan apa yang kau mampu berikan". Saya terenyuh mendengar Jco menyanyikan lagu itu, ia rupanya mengerti betul bahwa ia sedang melakukan budidarma.
Di saat kami sibuk memindahkan barang Jco mengingatkan saya beberapa kali untuk menyiapkan minum dan makan untuk orang-orang yang membantu. Jco juga berinisiatif membuat cake coklat in a mug yang dibuat dengan microwave. Jadi di sela sela kesibukan saya mendampingi Jco menyalurkan hasratnya berbudidarma.
Ia baru tidur pukul 20.00 saat semua kegiatan memindahkan barang telah selesai. Sepertinya ia letih sekali.
Pagi ini, ia bangun dan berkata "ibu hari ini kita kerja apa lagi?"
Dalam hati ibu berkata "Nak, terima kasih ya kamu mau membantu ibu dengan suka cita" sebelum akhirnya ibu menjawab Jco "Hari ini kita melanjutkan beres beres nak, kita persiapkan tubuh kita dengan baik ya mulai dari jiwa yang kuat jadi kita manembah dulu, badan yamg bersih dan segar jadi kita mandi dulu lalu badan yang sehat dan kuat jadi setelah itu kita makan."
Setelah kami berdoa bersama, Jco mandi. Sebenarnya Jco enggan mandi pagi ini, tepi kemudian saya mendongeng tentang Ewok dan Keripik Ikan. Jco suka sekali, sampai akhirnya mandi berlansung dengan cepat tanpa penolakan lagi. Sebelum makan pagi Jco minta saya membacakan buku cerita Wooly karya Arleen dan Herlina.
Setelah membaca buku cerita, ibu dan Jco membuat telur dadar untuk tukang tukang di rumah eyang. Jco membantu ibu mengocok telur, menuang garam dan lada. Setelah selesai membuat telur dadar, Jco makan pagi, kemudian Jco minta dibacakan cerita Wooly lagi.
Setelah puas membaca buku cerita, ibu dan Jco mulai lagi menyusun barang barang di rumah eyang dan menatanya di kardus-kardus sampai jam makan siang.
Setelah makan siang Jco dan ibu kembali beres-beres. Jco berinisiatif mengisi banyak botol air dengan air dan dimasukkan kulkas, supaya kami dapat memberi tukang tukang air dingin.
Saat om Kris datang sore hari, ia berkata pada om Kris "Om Kris, mainan Om Kris banyak yang rusak, Jco yang rusakin". Memang betul kemarin saat saya skibuk memindahkan barang barang, Jco sibuk mengeluarkan mainan mainan om Kris dari kardusnya. Mainan berbagai jenis pesawar modelling itu tertulis untuk 14+ tapi karena Jco belum bisa membaca ia tidak tahu mainan itu sama sekali tidak cocok untuk anak anak, sekali gerakan, dapat dibayangkan sayap pesawat patah, baling baling patah dan sebagainya..
Kemarin, saat ibu tau beberapa patah, ibu sampaikan pada Jco, kalau itu mainan untuk anak anak 14 ke atas. Jco baru 4 tahun. Dan meminta Jco untuk memasukkan semua ke kotaknya kembali. Saya mengapresiasinya karena ia sadar akan kesalahannya. Lagipula, salah ibu juga yang membiarkan Jco bermain sendiri saat ibu beres beres dan menerima tamu. Dan hari ini ia berani jujur pada om nya bahkan sebelum omnya bertanya.
Setelah mandi sore, Jco minta dibacakan buku Guess How Much I Love You karangan Sam McBratney dan ilustrasi oleh Anita Jeram.
Saat makan malam, Jco minta diceritakan kisah Ewok lagi.
Jco : Ibu tolong buatkan cerita Ewok lagi
Ibu : Ceritanya apa Jco?
Jco: Ewok dan Balon sama Ewok dan Pemadam Kebakaran
Ibu: Baiklah Jco akan ibu pikirkan sejenak.
Beberapa saat kemudian hanyutlah kami dalam cerita Ewok.
Tiba saat nya tidur, saat Jco hampir menutup mata nya Jco berkata "Ibu, hari ini kita mainnya sedikit sekali ya, kita kerja kerja terus sampai lupa main"
Dengan haru saya menjawabnya "Nak, ingat kisah Franklin Hari Bersama Ayah? Kisah itu mirip dengan kita saat ini, meski tidak bermain main tapi kita tetap melakukan sesuatu bersama sama dan sangat menyenangkan kan berkerja bersama?"
"Iya ibu, tapi itu kan Franklin bersama ayah, kenapa buka bersama ibu?" Tanya Jco
"Ya mirip sayang, keduanya baik ayah atau ibu itu sama sama orangtua" Jawab Ibu.
"Ibu, tolong cerita Ewok dan Lampu" Pintanya kembali berbinar menatap lampu tidur di kamar.
"Nak.. harus ibu pikirkan jalan ceritanya.." jawab Ibu
"Ibu, besok cerita 6 Ewok ya..." Pinta Jco
"Besok Jco buat judulnya, ibu yang bikin ceritanya"
"Ibu, bikin buku aja, nanti bukunya ibu jual, nanti kalau Jco sudah besar, bukunya Jco beli, untuk Jco taro di rumah Jco sendiri."
"Ya sayang.. i love you Jco" sambil mencium Jco
"I love you ibu" tutup nya
Begitu banyak yang Jco pelajari hari ini, semoga semakin menguatkan jiwanya.

Thursday, April 14, 2016

Melatih Motorik Kasar

Jco dan teman-teman Kerlap hari ini ke Taman Perpustakaan Universitas Indonesia untuk melatih motorik kasar. Salah satu kegiatannya adalah lempar tangkap bola.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...